salam bahagia!
mari berbagi percikan api kehidupan,
bersama menyusun mozaik2 alam pasti menyenangkan.
selamat berbagi, kawan!
:)

Tertulis Bagi Seorang Wanita yang Telah Menjadi Terorrist bagi Kehidupan

Anda lebih sering menuduh saya ini dan itu. Padahal saya tidak pernah melakukannya. Apakah anda pernah berfikir tentang perasaan saya? Karena saya sering berfikir menjadi anda. Tapi saya yang sedang menjadi anda tidak akan atau akan berusaha untuk tidak menuduh orang semena-mena. Namun ternyata anda ingin membunuh saya.
Maaf, tapi saya tidak pernah takut pada anda, karena anda bukan Tuhan yang menciptakan saya. Bukannya selalu menggunakan nama Tuhan sebagai tameng, tapi memang itu kata hati saya. Dan saya tidak peduli, sangat tidak peduli dengan apa yang anda pikirkan lagi.
Dan jikalau suatu hari nanti, anda benar-benar melakukan suatu pencabutan nyawa pada saya, mungkin anda berlatih menjadi pencabut nyawa, maka saya pasrah pada Tuhanku Yang Agung, tentunya aku tidak takut pada anda. Dan jikalau saat itu saya benar mati, itu bukan karena anda berhasil namun karena memang takdir Tuhanku Yang Agung. Namun jika saat itu saya masih diberi hidup, maka saya tidak akan berterima kasih pada anda. Tidak akan pernah. Karena itu pun kehendak Tuhanku Yang Agung.
Apabila aku telah tiada benar dan itu berawal dari tangan anda, maka saya hanya ingin menyampaikan pesan ini. Saya memaafkan anda, namun anda akan merasa berdosa terhadap Bapak Ibu dan Kedua Saudaraku. Juga tentunya pada Tuhanku Yang Agung. Dan rasa bersalah itu tidak akan hilang dan akan terus menguntit anda hingga ajal tiba.
Surat ini bukan untuk orang sembarang, surat ini untuk anda, hanya untuk anda. Kenapa? Entahlah, mungkin karena andalah orang yang sangat membekas di hati saya. Menjadi penggores luka batin serta terror hidup pada diri saya. Terima kasih atas pengalaman yang anda berikan. Bukan untuk keramahan bisa anda pun pencabutan nyawa.

0 prakata:

Posting Komentar

monggo komen :)