Terkadang kau merasa iri dengan kehidupan orang lain. Ya, orang di sampingmu yang ternyata kisahnya sama persis seperti kisah yang kau inginkan.
”Rumput tetangga terlihat lebih hijau”
Sepertinya slogan rokok itu memang cocok untukmu. Tapi apa kata, menyadari hidupmu yang tidak berubah membuatmu malas untuk bangun dari kasur empuk yang sudah kau tiduri semalaman. Kau menjadi ogah-ogahan untuk melanjutkan kisahmu hanya karena orang lain telah lebih dahulu mendapat kisah seperti yang kau dambakan selama ini. Kau merasa jatuh. Kau merasa gagal. Dan kau putus asa.
”Ingatlah, kamu adalah orang-orang yang diajak untuk menginfakkan (hartamu) di jalan Allah. Lalu di antara kamu ada orang yang kikir, dan barang siapa kikir maka sesungguhnya dia kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah Yang Mahakaya, dan kamulah yang membutuhkan (karunia-Nya). Dan jika kamu berpaling (dari jalan yang benar) Dia akan menggantikan (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan (durhaka) seperti kamu.”
Surat Muhammad ayat 38 cukupkah membuatmu sadar bahwa kau harus bersedekah? Taukah kau kepada siapa kau bersedekah? Orang-orang fakir miskin, pengemis, orang yang bergelimpungan di jalan. Ya, orang yang lebih kurang beruntung dari kita. Sadarkah jika kau masih diberi kenikmatan yang lebih dari Tuhanmu? Lalu kenapa kau merasa iri dengan kisah dambaan itu?
Jangan pernah kau berpikir bahwa dia atau dia yang lain adalah lakon dari kisah ini. Kenapa tidak kau saja yang menjadi tokoh utamanya? Kau takut? Bukankah kau selalu bermimpi untuk menjadi lakon dalam setiap imajinasimu? Maka jadilah apa yang kau inginkan. Kaulah tokoh utama cerita ini, bukan dia ataupun dia yang lain. Kau lah yang akan menentukan bagaimana kisah ini selanjutnya. Kau yang akan menentukan akhir dari kisahmu, bahagia atau tragis. Kenapa kau tak yakin padahal aku yakin. Akulah tokoh utama kisahku. Akulah penentu kisahku selanjutnya. Dan aku akan jadi pemenang.
Dreamhigh
Kau tau drama asia yang muncul di Indosiar itu? Di salah satu episode berkata bahwa orang yang gagal bukan berarti kalah. Justru orang yang gagal adalah orang yang akan menjadi pemenang yang sebenarnya, karena kegagalan membuat seseorang melihat lebih banyak dari apa yang orang lain lihat, karena kegagalan membuatmu memahami bagaimana kau harus bangun dari keterpurukanmu.

0 prakata:
Posting Komentar
monggo komen :)