salam bahagia!
mari berbagi percikan api kehidupan,
bersama menyusun mozaik2 alam pasti menyenangkan.
selamat berbagi, kawan!
:)
0 prakata

Kita (Kamu) Tidak Boleh Ini (Itu)



”kita boleh membenci diri karena kesalahan yang konyol”

”kita boleh kok menonton film romantis dari jam 7 sampai jam 4 pagi”

”kamu boleh juga kok membuat secangkir teh hangat dan menikmatinya sambil memandang senja di kebun belakang rumah”

”kita boleh kok menulis satu kata saja”

”kita boleh kok menyambung putuskan koneksi internet hanya untuk melihat apakah dia masih terbangun”

”kamu juga boleh kok jatuh cinta pada orang yang tidak mungkin cinta padamu”

”kita juga boleh menghabiskan uang seratus ribu dalam tiga hari”

”kita boleh juga kok memutar musik keras-keras”

” kita boleh juga berjalan menghadap awan sambil bernyanyi keras-keras”

”kita boleh juga menganggap semua orang itu jahat”

”kita boleh kok tidak mandi sehari penuh”

”kita boleh tidak berangkat les berminggu-minggu karena malas”

”kamu boleh kok membenci orang yang dulu pernah kamu harapkan”

”kamu juga boleh menganggap teman terbaikmu sebagai musuh terberatmu”

”kita boleh kok mengumpulkan koin sebanyak mungkin lalu menyusunnya seperti gedung pencakar langit”

”kamu boleh juga kok mengambil kotoran hidungmu dengan telunjuk lalu menempelkannya di bawah meja”

”kita boleh kok menggoda adik sampai menangis”

”kita juga boleh melirik pada lelaki tampan”

”kita boleh juga kok takut pada air yang ada di kolam renang”

”kita sangat boleh menghadap cermin dan berkata,
kamulah yang tercantik di jagad raya”

”kita boleh juga mengerjakan pekerjaan tepat sesaat sebelum pekerjaan itu dikumpulkan”

”tapi kita sangat tidak boleh menyalahkan Tuhan atas keadaan yang terjadi”
”dan kita harus menyayangi diri sendiri dan orang-orang di sekitar kita”



“menjadi orang gila dalam dunia yang gila itu lebih menyenangkan dari pada biasa saja”
:: boo ::


-little firework

0 prakata

zonk

0 prakata

Tasty Song for This April


I’ve got a dark allery and a bad idea that says you should shut your mouth
[Fall Out Boys]

No other
[Super Junior]

Sorry sorry
[Super Junior]

Headfirst slide into cooperstown on a bad bet
[Fall Out Boys]

Shock
[B2st]





0 prakata

Orang Tua




Tuhanmu memerintahkan supaya janganlah kamu sembah kecuali Dia dan berbuat baiklah kepada ibu bapak. Jika seseorang diantara keduanya telah tua atau keduanya, janganlah engkau katakana ‘cis’ kepada keduanya dan jangan pula engkau hardik keduanya dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang mulia.”
[Al Isra : 23]

Oke, pals, gimana-gimana setelah baca kalimat di atas? Merenungkah? Berkacakah? Piker-pikirkah? Atau ambil lalu?

Haduuuuh, terkadang menghormati orang tua itu terasa berat. Disini menghormati bukan cuma hormat tangan di dahi lho ya! Tapi menghormati dengan segala ucapan dan tingkah laku kita.
Dan, nggak cuma kata ‘cis’ doang lho! Juga kata-kata kasar yang lainnya mendingan diucapin waktu kita menyelam di bak mandi aja, jangan diperdengarkan pada orang tua kita.

Stop! Ambil aja contoh, seperti waktu aku masih kecil.
Bapak : Nduk, tuku minyak pet! Nyo duite.
Aku : Hhhhhuh!! Nggeh.
Contoh di atas jangan ditiru ya! Mending kita bilang ‘iya’ saja tanpa pakai desahan ’hhhhuh’. Hihihi

Juga, kalau orang tua butuh bantuan, harus segera dipenuhi. Kecuali kalau mereka menyimpang dari keyakinan (agama) kita. Kalaupun itu terjadi, kita tetap tidak boleh berkata kasar. Menolak dengan halus adalah hal terbaik.

Kalau masih belum mau nyadar nih, mending kalian bayangin aja kalau anak kalian besok melakukan hal yang sama --- bahkan lebih parah --- dari kita. Gimana tuh? Sakit kan??

Mereka yang telah merawat kita, mengajari kita berbicara, berbuat, dan berpikir. So, kita harus, harus, dan harus banget menghormati mereka. 

 

0 prakata

Ramuan Bahagia


Bahan Ramuan I :
1 kg tepung terigu
½ kg tepung beras
1 bungkus oatmeal
10 sdm susu bubuk putih
3 sdm garam
2 sdm gula pasir

Bahan Ramuan II :
Air jernih
Scotemoltion Putih
Sabun cuci piring

Bahan Pokok :
6 buah (atau lebih) senyuman
1 bauh (atau lebih) area strategis
1 buah ide cemerlang

Bahan Tambahan :
Telur
Kue
Camera

Cara Pembuatan :
  1. Siapkan suluruh Bahan Pokok.
  2. Campurkan semua Bahan Ramuan I secara merata, lalu wadahkan dalam kantong tipis sejumlah banyaknya senyuman.
  3. Campurkan semua Bahan Ramuan II dan diaduk merata, lalu wadahkan dalam botol yang bisa untuk menyemprot dari jarak jauh.
  4. Atur posisi masing-masing senyuman.
  5. Alihkan perhatian si Target.
  6. Mulai menyerang si Target dengan Ramuan-Ramuan tersebut dari berbagai arah.
  7. Berteriak ’Happy Birthday!!!!’ kepada si Target.
  8. Tertawalah sampai puas.

PERINGATAN!!
. jangan mendekati si Target sebelum semua Ramuan habis.
. gunakan camera setelah si Target benar-benar dilumpuhkan. 


0 prakata

Vocabulary




Nice word for today:
Dashing
>> ganteng, tampan, gagah, bersemangat, berseri-seri, penuh aksi
Hohohohoho 




0 prakata

Lagu Bagus



Joke me something awful just like kisses on the necks of best friends. We’re the kids who feel like dead ends. And I want to be known for my hits not just my misses. I took a shot and didn’t even come close. At trust and love and hope. And the poets are just kids who didn’t make it. And never had it at all. And the record won’t stop skipping. And the lies just won’t stop slipping. And besides my reputation’s on the line. We can fake it for the airwaves. Force our smiles, baby, half dead, from comparing myself to everyone else around me.

My first statement :: “That’s me!”
Hahahaha

Joke me something awful just like kisses on the necks of best friends
And I felt weird at that part.

1 prakata

Aduh… aduuuuh!!!



Kemarin sore aku tidak pulang, aku tetep di sini untuk menjalankan tugas persahabata. Asik kan? Tentu saja.

Kami berlima berkumpul di rumah Bee, tapi ternyata si empunya rumah belum mandi (dasar kucing!). Jadi aku dan Baa nunggu dulu, lalu datang Sapi dan yang terakhir Hero --- tau sendiri kan? Pahlawan itu datang terakhir---
Kami susun strategi. Baa sudah bawa kue, dan aku (seperti biasa) bawa tepung. Lalu kami melaju ke TKP.

Kami bertamu layaknya orang baik-baik. Awalnya Ndaru agak ragu (mungkin udah ada firasat buruk) untuk meniup lilin, tapi kami buat ini seperti ulang tahun yang formal. Ucapan selamat, tiup lilin, foto-foto, lalu makan-makan. Hahahahahaha, kami diberi setup yang namanya aku lupa tapi rasanya enak, yummy.

Setelah dirasa cukup, si Bee meng-sms aku untuk memulai perayaan yang sebenarnya. Lalu aku diminta meng-forward smsnya ke Baa, Sapi, dan Hero. Tapi, tentu saja, sesuatu yang tak terduga terjadi. Konyol, benar-benar konyol. Kalian tau apa? Siapa yang melakukannya? Bisa menebak? Siapa? Hahahahahahhaha, benar sekali, Baa. =,=”
Bee mengirim sms secara diam-diam dan aku meng-forward sms secara diam-diam pula, agar si Ndaru nggak tau rencana kami selanjutnya, tapi Baa malah bilang, “Heh, ngopo kowe sms aku?”
Toeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeng!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Dan kontan semua pembicaraan berhenti, dan mata terpusat padaku.
Seakan jarum jam berhenti berputar, jantung berhenti berdetak, dan setup yang aku telan berhenti di kerongkongan. Mati wae!!!!!

Aku dan Bee berpandangan, sama-sama berpikir, “Baa, dodol! Si Ndaru dengar nggak ya? Nyadar nggak ya? Gimana nih? Kacau dong kalau ketahuan.”
Lalu aku melihat Ndaru dan mengalihkan pandangan ke Baa, dengan tenangnya dia memencet tombol hp-nya, membuka sms, membaca, lalu meringis ke layar hp (nyadar kalau melakukan kesalahan).
Tau nggak perasaanku waktu itu? Aku tu pengen banget melototin Baa, lalu ambil tu hp aku celupin di setup, lalu maksa si Baa untuk nelen itu hp.
Huft, aku memutar otak untuk mencari alasan berbicara. Lalu aku bilang, “Sing kae lho Baa, hehe masalah wingi kok.” --- sambil meringis ke Ndaru dan melanjutkan menyendokkan setup ke mulut.

Untungnya, walaupun si Ndaru itu orang pinter, dia nggak nyadar kalau ini (benar-benar) ganjil. Lalu kami berpamitan dan mengeluarkan motor. Rencana awal si Baa yang pura-pura kram, but in fact, aku yang pura-pura jatuh ketiban motor. Lalu teman-teman kembali ke rumah ndaru minta pertolongan. Sebagian menyiapkan tepung untuk penyerangan. Si Ndaru datang mau ngangkatin motorku. Aku lupa, kalau ternyata cowok itu gampang banget kalau ngangkat motor. Jadi aku pura-pura terjepit, untuk memperlambat proses pengangkatan motor.
”Aduh... aduuuuuh!!! Sik-sik, sikilku kejepit kiiiii...” --- sambil merengek-rengek.
Dan tiba-tiba ada mas-mas, nggak tau siapa, mbantuin ngangkat motorku. Haduh mas, ini cuma sinetron, nggak usah dibantuiiiiiiin!!
Lalu tepung melayang pun terjadi di sana. Mas-mas tadi kecewa karena ternyata dia cuma ditipu, hahahaha kena deh!
Dan kami ber-6 pun bermandikan bubuk putih nan suci bermerek segitiga biru --- bukan tiga roda, Baa.

Setelah puas berkejaran kesana-kemari, kami kembali berfoto-foto, lalu pamit untuk benar-benar pulang. Hihihihihi

0 prakata

Hujan



Allah yang mengirim angin, lalu angin itu menghalau awan, sehingga terbentang di atas langit, sebagaimana dikehendaki-Nya, dan dijadikan-Nya awan itu berkelompok-kelompok, kemudian engkau lihat air hujan keluar dari sela-selanya. Maka apabila air hujan itu menimpa siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-Nya, tiba-tiba mereka itu bergembira.”
[Ar Rum : 48]


Jadi bagaimana kawan?

Aku tetap suka dengan awan, bahkan sebelum aku tau kalimat tersebut.
Agung kan? Memang.
Yang paling berkesan adalah ketika air hujan itu jatuh di muka seseorang, maka ia akan menjadi bahagia, dan aku mengalaminya. Dan itu pula sebab kenapa aku suka hujan, bahkan sebelum aku tau kelimat itu (juga).
Keren kan? Memang.

Dari ayat itu, aku dapat menyimpulkan bahwa, apabila Ia menghendaki, maka apapun keadaan seseorang bisa berubah secara drastis karena nikmat yang diberikan-Nya baik secara perlahan maupun tiba-tiba.

Hujan itu nikmat lho! Jadi kalau tiba-tiba turun hujan, jangan marah-marah.
Dan, seberapapun sulitnya posisimu, pasti Tuhan akan tetap menolong kita.