salam bahagia!
mari berbagi percikan api kehidupan,
bersama menyusun mozaik2 alam pasti menyenangkan.
selamat berbagi, kawan!
:)

kamis kelabu

gimana sih rasanya kehilangan?
wah, gini gini ya pals, aku tu sukar kalo suruh nangis, tapi kalau uda nangis bakal sesenggukan sampai capek.
so?
so, kemarin itu ada salah satu teman seperjuangan yang gugur di medan perang.
masih dalam bulan november ini teman, bayangkan, 3 anak smansa meninggal. it's gonna be a boom in my mind!
what the hell is going on in my beloved school ya?
huh, awalnya anak kelas 1. dia itu ikut jadi team orkes untuk acara sumpah pemuda kotaku.
bersamaan dengan itu, sekolah mengadakan ulangan tengah semester. nah, katanya nih (nurut kabar burung gitu) adiknya itu pulang dari latihan orkes malah langsung ngotot belajar. trus katanya juga, dia itu tipe orang yang akan terus mencari tau sampai dianya mudeng. (semangatnya tinggi banget kan?)
eits! tapi jangan salah, di kelas dia tu seperti punya dunia sendiri gitu katanya.
hemm, oke oke ini memang tentang kabar burung, guys! jadi jangan salahkan saya kalau sering pakai kata 'katanya' *hehehehe
trus beberapa hari kemudian, anak kelas 2 meninggal. denger kabar gini aja aku uda mbatin, "kelas 1 ma 2 udah, kelas 3 iya kali ya?" (yayayayayya, saya bukan mendoakan, tapi cuma insting aja kali)
trus (kabar kucing ganti deh!) katanya tu ya dia itu baru berangkat sekolah ke smansa tercinto ini. tapi sebelumnya dia mengantar 3 orang adiknya ke sekolah masieng-masieng (gaya p. im nih! ssst!)
nah, waktu mau ngantar adiknya yang ke 3, dia itu, entah kesrempet ato disrempet ato nabrak angkot, trus jatuh. lha kog bisa sampai meninggal?
ya iyalah, kepalanya kena pembatas jalan, pals!
huft, kasihan ya.. :(
nah, yang kemaren itu temen seangkatanku. aku sih gak kenal, tapi cuma pernah liat aja. orangnya tu rame alias asik gitu maksud ana. awalnya kan aku gak tau orangnya yang mana, trus aku buka FB dan ...
aku syok! ternyata orang itu, ya teman yang suka bercanda.
kog bisa?
gini ni critanya, (oke, ini kabar angin!)
dia itu pulang sekolah biasanya langsung les, tapi kemaren itu dia pulang dulu. ada yang bilang dia itu pakai motor + sepatu baru. ada yang bilang juga, dia itu gak mau nurut kata ibunya. hmmm, bingungkan?
pokoknya, dia itu berangkat les, trus waktu di jalan dia dipepet ama mobil gitu. mungkin karena kurang seimbang diannya jatuh ke jalan yang berlawanan arah.
dan.... dari sana dia ditangkap sama truk! .....
katanya perutnya yang kelindes. huft! can you imagine that?
waktu aku layat di rumahnya, ibunya memohonkan maaf. pelan pelan air mataku jatuh.
aku itu tidak kenal, tapi kok bisa menangisi? betapa sangat terpukul kedua orang tuanya. anaknya satu-satunya telah mendahului menghadap kehadirat Yang Kuasa.

dari semua kejadian itu, aku jadi bener-bener percaya bahwa kematian itu bisa datang kapan saja. awalnya kita sebagai manusia terlalu terobsesi pada statement bahwa manusia adalah makhluk yang sempurna. sampai-sampai kita menjadi makhluk yang egois dan lupa diri, bahkan pada sesamanya.
padahal umur kita sudah dicatatkan akan berakhir kapan dan dimana. andai kita tahu, bukankah itu lebih mengerikan?
terkadang ketidaktahuan itulah yang terbaik. tapi kita itu tetap mkhluk ciptaan, jadi kita tetap perlu untuk waspada dan hati-hati, teman.
sudah cukuplah kalau orang-orang sekitar itu menjadi peringatan bagi kita, itu berarti Tuhan masih mau memberi kita kesempatan untuk memperbaiki diri.

oke, pals! as your best friend, i'll give you a little word, "HARGAILAH NYAWAMU"
haha, ya iyalah, semua orang juga tau kali ya. *ngikik
emang sih, udah banyak yang tau, tapi baru sedikit yang menyadari.
so, untuk kalian para pembaca yang budiman, jangan egois ya di jalan, pelan asal selamat itu lebih bijak dari pada mencelakai diri atau orang lain.
dan untuk teman-temanku yang telah tiada, semoga amal kalian diterima serta mendapatkan kedudukan yang terbaik di sisi-Nya. amin

good day and see you, pals!

0 prakata:

Posting Komentar

monggo komen :)