-little firework
1. Hari ini kamu memakai kaos baseball putih. Dan aku cukup senang bisa melihatmu makan di ruangan ini. Tapi, aku seperti pernah melihatmu.
2. Baru saja aku selesai sembahyang, dan kamu baru akan memulai ibadahmu. Tau tidak, saat kamu bernyanyi di depanku, aku merasa nyaman. Kemeja batikmu bagus lho! Warna abu-abu membuatmu semakin memesona. Tapi, bukankah ini bukan waktumu beribadah?
3. Kau tau? Aku kesal hari ini. Kenapa? Karena aku sudah menunggumu di depan pintuku dan kamu tidak datang.
4. Hari ini aku hampir kesal lagi karena tidak segera melihatmu. Lalu aku melihat seseorang yang sedang memperbaiki jambul rambutnya. Itu kamu, hahahaha, konyol! Memakai seragam putih abu-abu membuatmu terlihat tinggi.
5. Aku mengira kita tidak akan bertemu hari ini, karena aku tidak sembahyang sesuai waktu. Tapi aku ternyata melihatmu membenahi jambulmu (lagi). Dasar cowok stylish! Kemeja biru putih, berpadu selana panjang dan sepatu jeans membuatmu terlihat keren. Dua kali kita bertatapan, dan dua kali pula kau tersenyum padaku. Tapi aku juga tidak menyangka kita akan pulang bersama. Setidaknya aku tau bentuk kudamu dan helm couple kita.
6. Kita bertemu lagi hari ini. Kamu dengan kaos abu-abu dan celana jeans berpadu dengan sandal jepit. Hihihihi ini street style banget tau gak? Tapi kamu tetap memesona.
7. Hey, kamu masih pakai celana jeans yang kemarin, nggak ganti seharian ya? Sandal jepitnya juga sama. Tapi tetap terlihat beda dengan kaos abu-abu yang lebih tua dari kemarin. Kayaknya kamu suka warna abu-abu ya? Waktu aku berteriak memanggil temanku, kamu menatapku, kamu kira aku tidak tau? Huh, sana jumatan, malah senyam senyum.
8. Hari ini kita bertemu di lobi. Aku sudah bisa melihatmu sejak memasuki gerbang. Cara berjalanmu keren. Kamu pasti dari sekolah kan, dengan seragam pramuka yang berantakan yang notabene dipadukan dengan sepatu warna cream, kamu seperti anak nakal, hahaha.
9. Kali ini aku akan bilang kalau kamu benar-benar modis. Kaos biru muda dipadu sepatu tren baru, itu gaya anak muda jaman sekarang. Celana jeansmu masih yang abu-abu. Kamu, keren!
10. Kamu bilang kalau kamu nggak lihat aku, padahal aku bisa lihat kamu berangkat jumatan. Hari ini kita sama-sama pakai kaos bergaris lho! Sebentar aja aku lihat kamu udah puas, tapi kamu belum liat aku. Kangen ya?
11. Temamu hari ini sama seperti yang dulu ya? Kemeja kotak-kotak biru putih dengan celana jeans abu-abu, hohoho. Aku juga pakai kemeja kotak-kotak tapi dengan celana jeans hitam. Lucu kan? Apa mungkin ini yang dibilang sehati?
12. Hari ini aku pulang duluan dari kamu, tapi pengennya aku pulang sama kamu. Tapi tadi aku cari-cari kamu nggak ketemu. Terpaksa deh, aku berjalan gontai ke arah parkir. Males nggak males, aku pengen balik masuk lagi. Tiba-tiba kamu udah di depanku, menyanyi lagu cinta, sambil tersenyum padaku. Kontan saja, aku senyum-senyum sendiri, bodoh! Jadi, kita pulang bareng lagi kan.
13. Aku baru mau melepas sandal waktu liat ada sepatu abu-abu, mungkin ini punyamu. Lalu aku nyari sandal untuk wudhu, yang tiba-tiba kamu muncul dari atas, bikin kaget aja. Udah selesai sholat ya? Aku aja baru mau wudhu. Tapi, ngapain kamu ngikutin aku ke tempat wudhu, sambil nyanyi juga. Mau pamer suara lagi ya? Dasar! Tapi, tau nggak? Kita sama-sama pakai kaos couple kita tanpa kencanan. Terbukti kan, kita memang sehati.
14. Hari ini, kita menghadiri acara perpisahan. Aku berangkat sendiri, dan kamu berangkat sendiri. Aku berharap banget bisa ketemu kamu, kamu juga bilang gitu kan? Saat berjalan ke dalam ruangan, aku lihat sana-sini, ternyata kamu sudah menungguku di depan pintu masuk. Aku melihatmu, kamu melihatku lalu menghampiriku. Kita saling bertukar senyum. Saat acara selesai, kamu berjalan di belakangku, sepertinya kamu masih rindu. Tapi, sepertinya kita sama-sama tahu, bahwa ini perpisahan. Aku bilang makasih, dan kamu menyanyikan aku sebuah lagu, lalu kita berpisah dengan senyuman.
20. Ini hari ke-20. Tidak ada hari ke 15, 16, 17, 18, ataupun 19, karena memang aku benar-benar berusaha melupakanmu. Tapi hari ke-20 adalah berbeda. Karena tadi malam aku memimpikanmu. Mimpi yang jelas menampakkan wajahmu, senyummu, gigimu. Tapi sayangnya, kau bersama gadis lain yang menurutku gadis itu aneh. Lalu kau tanya kenapa. Dan aku menjawab, karena dia terlalu seksi dengan gaun hitam yang terbuka di dadanya. Juga pulas wajah yang berlebih menor. Di sana aku melihat kau sebagai pacarnya, tapi taukah kau? Wajahmu terlihat buruk. Kau tidak bahagia.
Mungkin aku memang harus melipakanmu. Jangan mampir ke mimpiku lagi ya, T4561FY.